Mengenai Saya

Artikel-Artikel yang saya posting ini adalah Pertanyaan -pertanyaan yang sering diajukan (FAQ=Frequently Asked Question) kepada Umat Islam baik oleh Muslim dan Non Muslim. ini adalah sebagian besar adalah sumber nya dari WWW.IRF.net pada bagian FAQ yang sudah saya terjemahkan. tujuan dari artikel ini sendiri tidak bermaksud menjelek-jelekkan agama lain tapi sebatas pada pembelaan dengan memberikan jawaban terhadap pertanyaan seputar Islam dan Mencari Kebenaran. Terima Kasih jika Anda bersedia memberikan komentar dengan kata kata yang baik.

Senin, Februari 09, 2009

Alqur'an ditulis Setan?

Apakah Alquran tidak ditulis oleh setan?

Pertanyaan

Alquran bukanlah Firman Tuhan tetapi sebaliknya itu adalah Firman Setan ?

Jawaban

Untuk membalas tuduhan ini yang dikemukakan oleh Atheis Mekah, tuduhan yang mengatakan bahwa Muhammad (SAW) menerima wahyu dari Setan, wahyu berikut ini turun:

Surah Waqiah, ke 56 ayat 77-80 :
"077. sesungguhnya Al Qur'an ini adalah bacaan yang sangat mulia,

078. pada kitab yang terpelihara(kitabim maknuun) (Lauh Mahfuzh),

079. tidak menyentuhnya kecuali hamba-hamba yang disucikan.

080. Diturunkan dari Tuhan semesta alam.”:

Kitabim Maknun adalah buku yang sangat terpelihara atau sangat dijaga/dilindungi, mengacu pada Kitab Lauhul Mahfudz dilangit, yang tidak menyentuhnya kecuali Mutthahiriin. yaitu orang-orang yang tidak memiliki najis atau kotoran atau kejahatan seperti dosa. Ini merujuk kepada malaikat. Setan tentu saja sangat terlarang

Jadi sangat mustahil bagi setan untuk datang mendekat dan menyentuh Al-Qur’an, maka pertanyaan bahwa setan menulis ayat-ayat Al-Qur’anul Karim tidak ada.

lebih lanjut dikatakan dalam Surah shura, ke 26 ayat 210-212

" 210. Dan Al Qur'an itu bukanlah dibawa turun oleh syaitan-syaitan.

211. Dan tidaklah patut mereka membawa turun Al Qur'an itu, dan merekapun tidak akan kuasa.

212. Sesungguhnya mereka benar-benar dijauhkan daripada mendengar Al Qur'an itu. "

Banyak orang mempunyai konsep yang salah tentang setan. Mereka berpikir bahwa setan dapat melakukan semuanya, kecuali beberapa hal yang hanya mungkin dilakukan oleh Tuhan. Menurut mereka, setan adalah sedikit di bawah kekuasaan Allah. Karena orang-orang itu tidak mau menerima bahwa Alquran adalah wahyu Tuhan, jadi mereka mengatakan bahwa itu berasal dari Setan.

1. Jika Setan menulis Alquran, dia tidak akan Menyebutkan dirinya dalam Alquran yang sama dalam Surah Nahl, bab 16 ayat 98

" Apabila kamu membaca Al Qur'an, hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari syaitan yang terkutuk. "

Apakah Anda merasa ini adalah cara setan menulis sebuah kitab? Apakah dia mengatakan kepada Anda; "Sebelum membaca kitab ini mohonlah perlindungan kepada Tuhan dari kejahatan saya ya?"

2. Ada beberapa ayat dalam Alquran yang memberikan cukup bukti bahwa setan bukanlah pengarang Alquran.

Dalam Surah Al Aaraf ke 7 ayat 200 :
" Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan syaitan, maka berlindunglah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

Mengapa setan berkata kepada pengikutnya, bahwa setiap kali dia memberikan godaan kepada mereka, mereka harus mencari perlindungan kepada Allah (swt) yang menyatakan bahwa setan adalah musuh yang nyata.

3. Dalam Surah Baqarah, ke 2 ayat 168

" Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu. "

4. Dalam Surah Yasin, ke 36 ayat 60 :

" Bukankah Aku telah memerintahkan kepadamu hai Bani Adam supaya kamu tidak menyembah syaitan? Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu"

Setan itu cerdas, jadi tidak heran bahwa ia dapat menempatkan ide ini ke dalam pikiran orang bahwa Setanlah yang menulis Alquran. Dibandingkan dengan Tuhan Yang Maha Kuasa, Setan tidaklah sama, dan Allah (swt) jauh lebih cerdas. Dia mengetahui tujuan jahat dari setan maka tidak mengherankan dari awal ,Dia telah memberikan beberapa bacaan Alquran sebagai bukti untuk menunjukkan bahwa Alquran adalah firman Allah, dan bukan perkataan Setan.

Alkitab menyebut dalam Injil Markus, bab 3, ayat 24-26
"Dan jika kerajaan dibagi terhadap dirinya sendiri,
kerajaan tersebut tidak dapat berdiri. "
"Dan jika rumah dibagi terhadap dirinya sendiri ,
rumah tersebut yang tidak dapat berdiri. "
"Dan jika setan bangkit terhadap dirinya, dan dibagi, ia tidak dapat berdiri, tetapi ia telah hancur."

2 komentar: